
Ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi hamparan lumpur pasang surut sejak terakhir kali pergi bersama orang tua saat masih kecil, dan pengalaman itu terasa berwarna dalam banyak hal. Selama ini saya hanya menyukai laut dalam dengan ombak yang besar dan ganas, tetapi untuk sementara waktu ke depan, saya rasa saya akan sering mengunjungi Laut Barat yang memiliki perairan tenang dan berkilau seperti ini.
Saya merasa perlu meluangkan waktu untuk benar-benar mengenal kamera kedua saya, Fuji bekas yang baru saya miliki. Karena itu saya menyimpan ponsel dan Sony utama saya, lalu hanya membawa T3. Saya berjalan tanpa alas kaki dan bermain di lumpur selama sekitar satu jam, dan rasanya seperti satu lapisan tembok dalam diri saya runtuh. Saya juga mencoba simulasi hitam-putih untuk pertama kalinya, dan hasilnya sangat efektif dalam menangkap tekstur hamparan lumpur yang tenang namun kaya dan padat.














